Archive for the 'sekarang' Category

Serabutan

“Untuk orang-orang seperti kita, kita hanya miliki mimpi dan cita-cita”.

Kurang lebih begitu penggalan kalimat yang saya baca dari buku Sang Pemimpi, buku kedua dari Laskar Pelangi. Saya jadi ingat sama diri saya, beberapa teman yang saya kenal, atau anak-anak yang saya lihat kemarin di Yayasan Al Huda. Mungkin setelah dipikir-pikir, kalimat ini lebih pantas untuk dikenakan oleh kita semua. Mungkin.

Agak sedikit mendidih saat “bertukar pikiran” dengan seorang teman beberapa waktu yang lalu. “Bertukar pikiran” nya yang sempit dan hopeless tentang kemiskinan yang tak kentara dimatanya. Yang kemudian bermimpi akan korupsi maha dahsyat jika ia memiliki posisi seperti Soeharto. Mengidolakan beliau karena teknik pengkorupsian yang berhasil diterapkan selama puluhan tahun dan mencanangkan strategi antisipatif yang juga efektif selama puluhan tahun.

Kemudian, menantang manusia-manusia dari bumi pertiwi yang memiliki niat mulia untuk membantu ala kadarnya nasib anak-anak bangsa yang tidak beruntung. Seorang teman itu bertanya, “Apa nasib bangsa berubah dengan bantuan-bantuan mereka? Omong kosong!”. Mendidih tidak kalian? Saya sih udah merah padam karena rasanya ubun-ubun saya sudah mengeluarkan asap.

Read more »

Antara Teman dan Laki-laki

Ada satu fenomena disini. Hubungan antara teman dan laki-laki, atau lawan jenis. Seharusnya judul postingan ini bukan antara teman dan laki-laki, tapi teman dan lawan jenis. Ah, peduli apa. Toh penulisnya adalah perempuan. Jadi, sewajarnya judul postingan adalah antara teman dan laki-laki.

Saya bukan pendukung murni “cons”, dan juga tidak benar-benar merestui para pengikut “pros”. Tentunya hal ini berdasarkan pengalaman pribadi, dan beberapa pengalaman manusia-manusia di sekitar saya yang kebetulan (dan sayangnya) saya amati baik-baik.

Read more »

Curhat Colongan

Akhirnya update juga blog ini. Maaf ya para pembaca budiman yang dirahmati Allah. Kemarin sedang bergulat dengan target dan “garis mati” (alias deadline). Alhamdulillah, target sih terkejar, yaitu 100%. Sayangnya harus dikurangi 2 poin gara-gara kekacauan eksternal. Hiks..

Menyebalkan terkadang kalau tidak ada pilihan lain kecuali bergantung dengan hasil kerja orang lain. Terkadang ekspektasi saya kita berlebihan. Atau, tidak berlebihan, tapi memang hasil kerja mereka aja yang membuat hati ini mendidih, oh Tuhan.

Read more »

Kisah Ibu Jagoan

Bismillahirrohman nirrohim.

Harap diingat, bahwa saya tidak menulis kisah fiktif. Kisah yang akan saya ceritakan ini adalah nyata, ada. Saya merasa malu yang tak berkesudahan karena mengetahui fakta bahwa kisah ini berlokasi di dekat rumah saya. Hanya dalam hitungan menit dengan motor (yang tadi pagi diantarkan oleh saudari saya - itupun baru kenal).

Tujuan dari penulisan cerita ini adalah khususnya untuk Komunitas Galang Rasa, sebagai laporan yang saya janjikan tempo hari. Umumnya, tentu untuk kalian para pembaca yang budiman, ganteng-ganteng, cantik-cantik, baik hatinya, berbudi luhur, dan insya Allah istiqomah di jalan Nya. (Amin!).

Baiklah, saya mulai ceritanya.

Read more »

Kartini Lagi (dan lanjutan ttg postingan sebelumnya)

Kartini, menurut saya adalah seorang perempuan Indonesia yang ajaib. Kenapa ajaib? Karena pada jaman itu, perempuan Indonesia yang kritis dan berotak pintar adalah suatu fenomena. Menurut saya pribadi, selain Kartini, pun tercatat di sejarah Indonesia mengenai pejuang wanita yang mengorbankan suami, anak, bahkan nyawanya untuk memerdekakan dan memajukan negeri tercinta.

Tersebutlah Laksamana Malahayati, seorang pejuang wanita Aceh yang menjadi Panglima Perang Armada Laut pada pemerintahannya Ali Riayat Shah (1586-1604), Alaudin Riayat Syah (1604-1607), dan Iskandar Muda (1607-1636) yang memimpin 2.000 pejuang wanita yang merupakan janda-janda pahlawan, yang lebih dikenal dengan sebutan inong balee. Malahayati pun adalah seorang janda karena suami tercinta gugur di medan perang saat terjadi perang melawan Portugis.

Read more »

Laskar Pelangi-nya

Iya, saya sedang baca buku ini. Kenapa saya engga bilang “novel”? Karena kondisi pendidikan yang diceritakan penulis adalah kondisi riil yang sedang dihadapi kebanyakan sekolah di Indonesia Raya, tanah air beta.

Saya jadi teringat tulisan saudara saya di Batam sana, tentang nasib generasi anak pulau yang beliau tulis waktu lalu. Kemudian, saya juga teringat dengan tulisan Jeng Wirda - saudari saya di Jakarta yang kebetulan berprofresi sebagai guru - tentang surat cintanya kepada murid-muridnya. Saya kutip sedikit mengenai tulisan beliau;

Read more »

Duh.. Pe Er..

Duh.. pe-er lagi dari si Gundul. Rese ah..

THE THINGS I’M PASSIONATE ABOUT:
1. Islam
2. Bapakku dan Ibuku
3. Omar dan Arkaan (pada intinya keluarga)
4. Perubahan untuk menjadi lebih baik
5. Baca buku

THE THINGS I SAY OFTEN:
1. Salam dan sejenisnya
2. “Arkaaaaaaaannn”
3. “Ho’oh”
4. “I see”
5. “Masa?”

Read more »

« Previous PageNext Page »