Saya
Sekali-kali pingin mengeksposkan diri melalui tulisan di blog kepunyaan saya ini. Gak ada yang protes kan ya? Sebetulnya saya sudah mulai berblogging ria itu dari Februari 2005. Jelas masih ingat, wong blog nya aja masih ada kok. Hehe. Saya memang suka menulis dari sejak pertama kali belajar menulis di TK. Tulisan maha karya saya tercatat di dinding rumah saya di Palembang, di rumah kami yang lama.
Berlanjut ke SD sampai sekarang (kegiatan tulis menulis di dinding tidak lagi dilakukan sejak SD). Saya menulis tentang apa saja. Kadang-kadang, cuma pingin pegang pulpen dan kertas lalu menulislah saya. Beberapa menit kemudian, ternyata saya menulis sebuah puisi. Huhuhu.
Sewaktu kuliah, beberapa teman kampus pernah minta untuk dibuatkan puisi. Nah, ini susah. Pertama, saya jarang bisa membuat puisi dengan terpaku pada satu topik yang sudah diarahkan jalan ceritanya. Kedua, saya menulis karena ingin menulis, bukan karena disuruh apalagi kalau sampai diberikan deadline. Ketiga, faktor mood sangat berpengaruh pada tulisan saya. Jadi kalau menyuruh saya membuat puisi cinta saat saya rasanya ingin nonjok orang adalah kesalahan yang maha fatal.
. Terpukul rasanya. Patah hati. Kecewa, sedih, hampir mau manjat genteng. Tapi kata mamanya sih, karena anak itu udah bisa melihat wajah dengan jelas, jadi dia harus mengenali muka orang dulu baru dia mau ikut. Berhubung saya dan dia itu dekat sewaktu dia masih bayi, jadi artinya.. saya harus ta’aruf lagi deh
.
Beh.. enak betul! Pulang kampung tapi diakomodasi (IKUUUUUUUUTTT!!).



,