Jalan-Jalan
Sehubungan dengan postingan saya sebelumnya, tentang pentingnya untuk Berhenti Sejenak, dengan sangat menyesal saya mengabarkan bahwa cuti saya di hari Senin kemarin tersebut gagal total. Tidak ada teman yang menemani, pun juga bingung mau pergi kemana. Akhirnya dengan sedikit manyun, saya hanya cuti dari hampir semua messenger. Berhubung udah terlanjur men-”cuti”-kan diri, saya pun “sah” untuk tidak bekerja terang-terangan. Emang dasarnya saya juga sebetulnya merasa terbebani oleh tumpukan kerjaan yang belum selesai, akhirnya saya bekerja secara gelap-gelapan (tanpa membiarkan atasan-atasan saya mendeteksi kehadiran saya.. hihi).
Untungnya tanggal 21 Maret kemarin hari libur (tanggal 20 Maret saya masih kerja.. hiks). Bergegas saya hubungi partner in crime holiday season untuk meminta dia menemani saya yang manis ini ke Bandung. Dia ini perempuan yang pernah saya ceritakan di postingan saya sebelumnya- temen lama sewaktu SMU. Walaupun sedikit pesimis campur optimis mengenai hotel yang masih menyediakan satu kamar twin bed di Bandung, tetap saja kami tak gentar dan yakin: dimana saja kami berada, akan tersedia tempat berteduh (paling banter tidur di mesjid.. hehe).



,