Archive for the 'gak penting' Category

Cerita Singkat

Seketika tadi sampai di ruangan pintu kantor, kumpeni itu yang tak lain dan tak bukan adalah atasan saya berkata, “Selamat datang dan laporkan kepada saya kalau misalnya pihak hotel nanti menyelidiki kamu.” - beliau berkata ini dengan tersenyum manis sekali.

Tentunya beliau tidak mengharapkan sesosok saya yang (manis) ini ternyata tidak nampak seperti tokoh Zhang Zi Yi yang berambut hitam dan bergincu merah (soalnya icon Skype saya memasang fotonya). Saya tersenyum dan berharap itu hanya candaan beliau (cara bercanda yang aneh..).

Read more »

Duh.. Pe Er..

Duh.. pe-er lagi dari si Gundul. Rese ah..

THE THINGS I’M PASSIONATE ABOUT:
1. Islam
2. Bapakku dan Ibuku
3. Omar dan Arkaan (pada intinya keluarga)
4. Perubahan untuk menjadi lebih baik
5. Baca buku

THE THINGS I SAY OFTEN:
1. Salam dan sejenisnya
2. “Arkaaaaaaaannn”
3. “Ho’oh”
4. “I see”
5. “Masa?”

Read more »

Aprilili..

Hari ini bulan April ya? Ugh.. betul-betul bulan yang maha dahsyat, untuk saya dan menejer saya yang terkasih itu. Saya jadi tak kuasa untuk bercocok tanam kalau begini caranya.. (nyambung gak tuh? engga ya? bodo ah..). Atas kegilaan di bulan April ini, saya ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Dendrobium saya yang sukses menghasilkan 2 helai daun yang menguning akibat telat disiram (kadang malah tidak saya siram). *Menghela nafas pendek* Tak rela rasanya, padahal Dendrobium itu satu-satunya yang selamat dari serangan semut-semut nakal (Omong-omong, Dendrobium itu anggrek).

Dendrobium satunya lagi, yang tidak selamat dari seleksi alam dan bukti kegagalan saya sebagai tukang kebun, adalah dendrobium yang berbunga dengan sukses nan gemilang di tangan saya. Hebat ya? Ya tidak dong.. wong itu pas dibeli sudah ada kuncup-kuncup nya kok. Terimakasih kepada semut-semut nakal yang selalu menjadi hama untuk setiap tanaman yang berjenis anggrek, dendrobium itu sekarang mati.. is dead. Tapi setidaknya ia layu setelah berkembang. :D

Read more »

Santai Sejenak

Diluar mau hujan. Awan sudah semakin gelap sejak terakhir saya ke ruang tamu untuk main sama Arkaan (keponakan). Pantas saja seharian terasa gerah, taunya mau hujan.

Istirahat dulu ah, sebelum kembali ditenggelamkan dengan file excel yang katanya menejer saya tadi: Stressed! 100% covered. Paranoid alias berlebihan banget deh. (Padahal saya juga kebat kebit dari kemarin.. hiks).

Kebiasaan buruk saya kalau sedang kerja, selalu ada waktu “istirahat” yang saya tentukan sendiri - diluar istirahat jam makan siang dan jam sholat. Padahal tiap Arkaan sedang main, pasti saya juga ikutan gabung. Hihihi. Tapi anak itu akhir-akhir ini gampang tidur. Jadi tantenya yang manis ini sering bengong - gak ada mainan. Hehe.

Read more »

Lagu Itu Lagi

Cemilan pagi ini beda dengan kemarin-kemarin. Semacam pastry yang diisi coklat. Biasanya sih semacam brownies coklat atau gingerbread. Bukan saya yang buat kok, jadi engga perlu request cemilan itu ke saya ya. :D

Cemilan manis dan secangkir kopi hangat itu selalu terhidang buat saya setiap pagi. Khusus buat Santi yang manis dan hangat ini. Hihihi. Disediakan oleh Mbak Ami, salah satu juru masak di rumah ibu boss saya. Karena cemilan manis dan kopi hangat ini juga makanya saya betah part time di rumah ibu boss. Ya.. pastinya bukan sebagai koki. Ilmu masak saya masih kalah jauh sama Mbak Ami. Pekerjaan part time ini juga secara tidak langsung berkaitan dengan pekerjaan saya di internet.

Read more »

Lagi-Lagi..

Subhanallah..

Di umur saya yang sudah seperempat abad ini, semakin berat saja keputusan yang harus saya ambil. Masya Allah.. pantas saja kita diperintahkan untuk mencari ilmu. Bagaimana tidak?? Keputusan yang pintar tentunya didasari oleh ilmu.

Duh.. maafkan saya. Bukannya saya bermaksud untuk berkeluh kesah kepada pembaca blog saya yang budiman. Sebetulnya segala keluh kesah saya saat ini hanya salah satu proses dalam pencarian arti diri. Saya betul-betul merasa seperti anak te-ka yang sensitif dan tukang merajuk. Sedikit-sedikit mengeluh sana sini. Bingung sana sini. Dan seperti anak te-ka juga, sempat terpikir untuk bermanja-manja saja dan melupakan kenyataan bahwa saya harus bersikap. Tidak hanya sikap yang membawa kebaikan untuk saya, tapi juga untuk orang-orang terdekat yang saya cintai. Kalimat defense yang kerap saya katakan kepada hati saya (sebagai pembenaran dalam masalah keluhan): Ini kan permasalahan gawat darurat. Penting dan rumit.

Read more »

Perempuan.. perempuan..

(menghela nafas pendek satu kali)

Baru aja kemarin saya Senang dan Tenang. Sekarang mood kembali berubah seperti cuaca. Sekarang saya tetap Senang sih, alhamdulillah. Tapi rasanya mau mencak-mencak kaki.

Semua berawal ketika saya berada di acara teman saya. Di sana saya mau tidak mau harus menunggu si gadis yang sedang berulang tahun selama tiga jam saja. Lilin-lilin udah meleleh karena alarm yang salah. Badan rasanya sudah pegal linu nyeri tapi tidak encok karena kangen sama dunia hijau (baca: kamar) saya. Untung si gadis betulan melompat kaget sewaktu saya dan teman-teman mengagetkan si gadis dengan teriakan selamat ulang tahun lengkap dengan kuenya. Kalau engga, wahh.. awas aja.. :devil:

Read more »

Next Page »