Review: Rahasia Sukses Bisnis Khadijah, sang istri Nabi

Hmm.. mulai dari mana ya?

Jadi begini.. tumben-tumben kan saya mengulas sebuah buku? Iya, soalnya menurut saya, anda-anda ini jauh lebih pakar daripada saya yang baru punya beberapa buku. Apalagi ilmu. Nah, kenapa kali ini saya pingin banget menulis review yang pasti ujung-ujungnya postingan ini engga sama sekali mirip dengan sebuah review?

Jawabannya, ya pingin aja. Berhubung space blog masih banyak dan billing domain+hosting masih atas nama saya, jadi ya.. mari kita mulai aja. Hehe.

Pertama, saya mau kasih komentar sama fisik buku ini. Jujur, saya sebagai perempuan tulen, betul-betul suka dengan desain atau cover buku ini. Jelas saja, cover buku ini berwarna pink “gelap”. Dalam arti, tidak terlalu mencolok, tapi juga tidak terlalu terlihat “sederhana”. Memang sih, terkadang tidak baik untuk judge the book by its cover. Tapi berhubung saya ini melihat dengan mata dan mata saya menyukai yang indah-indah (namanya juga perempuan ya..), jadi I judge the book by its cover!, kadang-kadang. Hehe.

Lanjut tentang pemilihan font atau huruf. Super! Pemilihan font yang sangat tepat. Feminine tapi sederhana. Nyaman dilihat.

Sekarang saya mau bahas per bab. Di buku setebal 273 halaman ini (Sebetulnya 245 halaman untuk keseluruhan materi. Selebihnya adalah pendahuluan, daftar pustaka dan “Tentang Penulis”), terdapat materi-materi sebagai berikut: Sekilas Sejarah Hidup Khadijah, Perjalanan Karier Khadijah Dalam Dunia Bisnis dan materi terakhir adalah Rahasia Kesuksesan Bisnis Khadijah.

Pada materi pertama, seperti judulnya, tentunya berisi mengenai informasi mengenai pribadi seorang Khadijah. Dikatakan bahwa beliau memiliki nasab yang suci, luhur dan mulia. Ayah beliau bernama Khuwailid bin Asad, ibu beliau bernama Fatimah binti Zaidah. Intinya, kedua orangtua beliau berasal dari keturunan Quraisy yang terhormat dan mulia. Kaya dan mulia. Hartawan dan dermawan.

Lalu kepribadian beliau, menurut testimonial sejarah, bahwa beliau adalah seorang yang digelari ath-thahirah (perempuan suci) sebelum masa Islam. Kenapa bisa dikatakan begitu? Jelas tidak ada hubungannya dengan faktor orangtua. Beliau memperoleh predikat tersebut karena kesucian budi pekerti dan kesucian dirinya dari noda-noda paganisme pada masa jahiliyah. Sebelum masa Islam, beliau adalah penganut agama hanif yang berpegang pada manhaj tauhid. Jadi, ibaratnya beliau adalah seorang pribadi yang unik, yang tidak tersentuh sama sekali dengan efek jaman. (Kata siapa kalau kita harus mengikuti arus dengan alih “beradaptasi”?).

Pada materi kedua, adalah tentang perjalanan karier beliau dalam dunia bisnis. Sebelum beliau menikah dengan Rasulullah dan setelahnya. Yang jelas, beliau sudah memiliki jiwa berdagang. Ayahanda beliau, Khuwailid bin Asad, adalah seorang pedagang sukses yang diperhitungkan di kalangan elit Quraisy. Manapula, mayoritas penduduk Mekah pada masa itu berprofesi sebagai pedagang. Jadi intinya, beliau tumbuh di lingkungan pedagang dan (mungkin) belajar dari role model yang tepat - yaitu ayah beliau. Seperti kita ketahui, bisnis beliau semakin dahsyat saat beliau menikah dengan Rasulullah. Why?

Bisa ditebak, karena Muhammad SAW melakukan transaksi-transaksi perdagangan dengan jujur, adil dan tidak pernah membuat pelanggannya mengeluh dan kecewa. Hah! Customer Service Excellence, kalau jaman sekarang bilang (padahal sudah diterapkan dari sejak jaman Nabi ya).

Nah, materi terakhir lebih seru nih..

Pada materi ketiga, diinformasikan (menurut penulis tentunya) mengenai rahasia kesuksesan bisnis beliau.

  • Pertama: Keimanan yang Kokoh dan Spiritualitas yang Tinggi. Apa korelasinya? Berdasarkan penulis buku ini, orang yang beriman kepada Allah adalah orang yang kuat batin dan jiwanya sehingga ia tidak pernah gentar menghadapi hidup. Jadi, orang yang beriman kepada Allah akan memiliki kepercayaan diri yang tidak berlebihan, karismatik, dan tentunya memiliki aura yang menarik perhatian.

Menurut saya pribadi, ini aset personality yang seharusnya dimiliki oleh entrepreneur. Karena dia akan lebih sering berinteraksi dan menjalin networking dengan para pebisnis lain. Rasa hormat dan kepercayaan terhadap partner itu mahal sekali. Jika bisa menemukan partner bisnis tipe seperti ini, jaminan mutu anda akan hidup tenang.

  • Kedua: Mentalitas Wirausaha. Intinya sih begini, menurut Michaell Garner dalam bukunya Entrepreneur Myth, ada tiga tipe pelaku usaha bisnis.

1. Tipe Teknisi: pebisnis yang umumnya memulai bisnis dengan mengandalkan keahlian atau hobi. Pebisnis ini pintar menjalankan hal-hal teknis terkait bisnisnya. Misal, seorang ahli masak mendirikan restoran, seorang ahli tata rias wajah mendirikan salon kecantikan. Namun, ada kemungkinan pebisnis ini sulit mendelegasikan pekerjaan karena merasa yakin dirinyalah yang paling pintar dalam mengerjakan segala sesuatu. Sehingga, ia adalah tipe pebisnis yang merangkap owner dan karyawan. Semakin bertambah karyawan, semakin repot ia. Semakin maju bisnisnya, semakin gila ia. Huehe.

2. Tipe Manajer: selalu membuat perencanaan matang sebelum bertindak dan melakukan evaluasi secara rutin. Dia akan mengajarkan karyawan perlunya rencana yang baik sebelum memulai usaha. Dia juga akan sering melakukan rapat berjam-jam untuk memutuskan sesuatu. Maka, sebagai owner yang merangkap manajer, ia sibuk merencanakan dan mengontrol karyawan. Semakin banyak karyawan, semakin banyak rapat. Semakin maju bisnis, semakin sering rapat.

3. Tipe Wirausaha atau Entrepreneur: pekerjaan utamanya adalah memotivasi karyawan untuk bekerja sebaik-baiknya, menjalin hubungan dengan potensial pasar dan modal, melakukan lobi dan negoisasi dalam rangka pengembangan bisnisnya. Jika berhadapan dengan sesuatu yang bersifat teknis, ia akan segera mencari orang yang ahli dan mendelegasikannya. Sedangkan, ia akan fokus ke potensi lain untuk ekspansi bisnisnya.

Bisa ditebak, Khadijah termasuk kategori yang mana. Yang ketiga-lah pastinya.

Postingan akan saya lanjutkan sepulangnya saya dari arisan. :eyelash:

7 comments:

  1. JoEy D`JuVe, 8. June 2008, 21:00

    CoPas dulu aja degh… tar baca pas senggang… :lol:

     
  2. ROE, 8. June 2008, 22:06

    no coment, cuma mau negur doang.. he…he… tampilan baru nih neng.

     
  3. adikhresna, 9. June 2008, 1:05

    Buku yang bagus dan kupasan yang punya blog juga bagus. Dan bagus juga, kalo dipinjamin buku yang bagus. :lol:

     
  4. adikhresna, 9. June 2008, 1:07

    Oh iya, blognya bagus; dan loadingnya juga bagus :green:

     
  5. agus cuprit, 9. June 2008, 12:54

    hemm, saya termasuk kategori yg mana ya? yg jelas klo santi suka khadijah, saya suka abdurrahman bin auf. sama-sama pebisnis….hehehehe…

    Saya juga suka profil beliau, yang memilih minta ditunjukkan pasar daripada memilih separuh harta dan salah satu istri dari saudara beliau Sa’ad bin Rabi’ yg ditawarkan langsung oleh Sa’ad

     
  6. hanggadamai, 9. June 2008, 15:02

    tipe ketiga bukan??

     
  7. fikri syaryadi, 19. August 2008, 8:13

    aku suka ulasan ini tapi agar diperjelas supaya dapat menambah pengetahuan bagi semua termasuk saya yang sedang mencari info bisnis sukses

     
:rose: :wink: :tears: :?: :girl: >:) :D (:| B-) @-) :- :-> 8-} :puke: :-h :chicken: =(( :-f /:) :)) :-B :(( :bald: :nerd: :skull: :-j #-o :-? :funny: :-< :blush2: #:-S :boy: :bow: :^O :) :-S :-e :-* :idea: :mad: :wtf: :-/ :alien: ;;) =)) :pray: :!: ;) :-SS :( :d :D/ :x 8-> [-( :monkey: :lol: :money: =D> I-) :party: :drool: =; :h :)] :g :flat: :dunno: :-$ :blushing: :-v ~x( :pumpkin: X-( :stars: :| :arrow: :roll: ;)) 8-| :devil: :-w :cow: L-) :-c :o) :mrgreen: :-m O:-) :alien1: >:P :devilish: :-p <):) :-O

Write a comment: