Archive for June, 2008

Intermezzo: Tolong bantuannya, para ahli CSS templet WP!

Seperti yang anda lihat, saya baru ganti template. Permasalahannya adalah, saya tuh susah-susah gampang kalau milih template. Ibarat milih baju, jadi mesti matut-matut di cermin dulu lah, pegang-pegang bahan kain, dsb dsb.

NAH! Template ini, saya suka buangaatt! Problem: Navigasinya ada di bawah kalau lagi di Home. Tapi kalau judul di klik, “dia” pindah ke tempatnya yang sebenarnya; yaitu right sidebar. Coba dong ditulung inih begimanah yah??   :sad:

Btw, ini copy CSS nyah:

Read more »

Review: Rahasia Sukses Bisnis Khadijah, sang istri Nabi

Hmm.. mulai dari mana ya?

Jadi begini.. tumben-tumben kan saya mengulas sebuah buku? Iya, soalnya menurut saya, anda-anda ini jauh lebih pakar daripada saya yang baru punya beberapa buku. Apalagi ilmu. Nah, kenapa kali ini saya pingin banget menulis review yang pasti ujung-ujungnya postingan ini engga sama sekali mirip dengan sebuah review?

Jawabannya, ya pingin aja. Berhubung space blog masih banyak dan billing domain+hosting masih atas nama saya, jadi ya.. mari kita mulai aja. Hehe.

Read more »

Serabutan

“Untuk orang-orang seperti kita, kita hanya miliki mimpi dan cita-cita”.

Kurang lebih begitu penggalan kalimat yang saya baca dari buku Sang Pemimpi, buku kedua dari Laskar Pelangi. Saya jadi ingat sama diri saya, beberapa teman yang saya kenal, atau anak-anak yang saya lihat kemarin di Yayasan Al Huda. Mungkin setelah dipikir-pikir, kalimat ini lebih pantas untuk dikenakan oleh kita semua. Mungkin.

Agak sedikit mendidih saat “bertukar pikiran” dengan seorang teman beberapa waktu yang lalu. “Bertukar pikiran” nya yang sempit dan hopeless tentang kemiskinan yang tak kentara dimatanya. Yang kemudian bermimpi akan korupsi maha dahsyat jika ia memiliki posisi seperti Soeharto. Mengidolakan beliau karena teknik pengkorupsian yang berhasil diterapkan selama puluhan tahun dan mencanangkan strategi antisipatif yang juga efektif selama puluhan tahun.

Kemudian, menantang manusia-manusia dari bumi pertiwi yang memiliki niat mulia untuk membantu ala kadarnya nasib anak-anak bangsa yang tidak beruntung. Seorang teman itu bertanya, “Apa nasib bangsa berubah dengan bantuan-bantuan mereka? Omong kosong!”. Mendidih tidak kalian? Saya sih udah merah padam karena rasanya ubun-ubun saya sudah mengeluarkan asap.

Read more »

« Previous Page