Ketemu Teman Lama

Entah ya, saya selalu terkesan dengan surprise dari sahabat saya (teman SMA) satu itu. Perempuan cantik ini selalu bisa membuat saya senang karena kehadirannya yang selalu tiba-tiba. Juga, yang dahulu memberikan pengertian mengenai batas dan pemahaman psikologis antara perempuan dan pria. Karena keahliannya dalam mempresentasikan sesuatu, maka saya kerap memanggilnya dengan julukan “Ibu Dosen”. Terkadang saya memang rindu berat dengannya (beliau ini pernah tinggal seatap dengan saya selama 2 tahun). Kalau dihitung-hitung, pertemanan kami sudah berjalan sekitar 11 tahun, yaitu sejak tahun 1997. Tepatnya sejak kelas satu SMA.

Ah.. perempuan yang dulunya terkenal dengan sebutan Xena, the Princess Warrior itu kini sudah berubah menjadi perempuan kemayu yang tetap memiliki ketegasan berperilaku. That’s what I love about her.

Tadi dia disini, dengan sapaannya yang sumringah dan pipi kemerahan karena terkena panas matahari. Pembahasan meluas kemana-mana. Dari bisnis sampai rencana “masa depan”. Dari gamis hingga ke suatu kisah di masa lalu. Bukan yang aneh-aneh, tapi cenderung tentang keputusan dan cara bersikap waktu itu. Lalu melakukan review secara detail dan menarik kesimpulan. Kemudian, merefleksikan diri di masa sekarang - apa perubahan yang dirasakan dan dialami. Hm…

Sejujurnya, saya malas membahas yang sudah-sudah. Tapi menurutnya (dan menurut saya - secara diam²), kemalasan saya membahas itu karena hal tersebut adalah Unfinished Business. Makanya, suatu saat akan berputar kembali demi untuk “menyelesaikan” permasalahan. Aghh..   :-e

Ya ya.. pengalaman hidup itu mahal harganya  :money: .

Saya rasa seseorang memiliki hak untuk menerima atau menolak jika dihadapkan pada satu atau dua pilihan. Hanya saja, kesalahan yang kerap dilakukan adalah keputusan yang berdasarkan emosi saat itu. Bisa jadi emosi marah, antipati, atau tidak mau tahu. Walaupun keputusan tersebut secara hitam-putih adalah tidak salah, namun emosi yang menjadi faktor penyebab tercetusnya suatu keputusan juga tidaklah benar.

OKI (oleh karena itu), jika seorang perempuan yang berkepribadian keras (kepala) dan gampang terpancing emosi berhadapan dengan seorang lawan jenis yang bertipe sama, diblender dengan bumbu egois dan tidak mau tahu sama tahu, maka hasilnya adalah jus kekecewaan dengan pemanis berupa hubungan yang tidak akan membaik.

Betul-betul klise saat teman saya itu membicarakan mengenai faktor komunikasi sebagai peranan utama dalam masalah pergaulan. Tapi saya rasa bunda Evie yang sudah 20 tahun mengarungi hidup bersama suaminya tercinta pun setuju dengan hal ini.

Engga, saya sih belum menikah. Tapi menurut saya, bahkan pada hubungan pertemanan pun diperlukan faktor ini. Atau, misalnya terjadi komunikasi dengan yang melamar anda, kapan melangsungkan pernikahan. Apakah tahun depan atau tahun depannya lagi (seperti yang dialami teman saya).

“Hal ini perlu konfirmasi dengan lafaz yang sejelas-jelasnya”, menurut teman perempuan saya satu lagi.

Dan tadi, saya dan teman saya itu tertawa saat ia bercerita mengenai kesibukannya membeli perangkat rumah tangga. Hm.. apa ya? Yang jelas, saya mengerti perasaannya saat membahas hal itu. Geli dan takjub. Yah.. life goes on, doesn’t it?

8 comments:

  1. setanmipaselatan, 17. June 2008, 21:11

    iseng ngeralat ah, mbak..
    yang bener “xena, the warrior princess”, huehehehe… :D

     
  2. QUINIE, 19. June 2008, 12:44

    ass. mampir yakkk… wah simple sekali blognya… so minimalist… :idea: :-v

     
  3. tita, 26. June 2008, 22:38

    beib, di rumah yang satu lagi itu, keknya cakepan poto yang bejejer 3 doang…designnya jadi lebih apik diliat keknya..cabcus

     
  4. adikhresna, 29. June 2008, 14:54

    Assalamu’alaikum. Senengnya basuo kawan lamo… :rose:

     
  5. hanggadamai, 1. July 2008, 9:42

    klo menuruutku sih komunikasi merupakan faktor utamanya

     
  6. Supermance, 2. July 2008, 17:07

    Ass. nice blog n salam kenal :wink: :D

     
  7. hakimtea, 4. July 2008, 1:19

    katanya sih susah mencari yg cocok dan harus dicocok2an
    katanya sih bersatu itu karena ada perbedaan
    katanya sih kalo semuanya sama, mana ada keindahan
    katanya sih cuma katanya saja

    :pray: rabbana hab lanaa min ajwaazina wa dzurriyatina qurrata a’yun…

    [kembali tidur]

     
  8. ario, 25. July 2008, 5:50

    pasti seneng banget ketemu temen lama, apa lagi mantan yach upss….. :D

     
:rose: :wink: :tears: :?: :girl: >:) :D (:| B-) @-) :- :-> 8-} :puke: :-h :chicken: =(( :-f /:) :)) :-B :(( :bald: :nerd: :skull: :-j #-o :-? :funny: :-< :blush2: #:-S :boy: :bow: :^O :) :-S :-e :-* :idea: :mad: :wtf: :-/ :alien: ;;) =)) :pray: :!: ;) :-SS :( :d :D/ :x 8-> [-( :monkey: :lol: :money: =D> I-) :party: :drool: =; :h :)] :g :flat: :dunno: :-$ :blushing: :-v ~x( :pumpkin: X-( :stars: :| :arrow: :roll: ;)) 8-| :devil: :-w :cow: L-) :-c :o) :mrgreen: :-m O:-) :alien1: >:P :devilish: :-p <):) :-O

Write a comment: