Kartini Lagi (dan lanjutan ttg postingan sebelumnya)

Kartini, menurut saya adalah seorang perempuan Indonesia yang ajaib. Kenapa ajaib? Karena pada jaman itu, perempuan Indonesia yang kritis dan berotak pintar adalah suatu fenomena. Menurut saya pribadi, selain Kartini, pun tercatat di sejarah Indonesia mengenai pejuang wanita yang mengorbankan suami, anak, bahkan nyawanya untuk memerdekakan dan memajukan negeri tercinta.

Tersebutlah Laksamana Malahayati, seorang pejuang wanita Aceh yang menjadi Panglima Perang Armada Laut pada pemerintahannya Ali Riayat Shah (1586-1604), Alaudin Riayat Syah (1604-1607), dan Iskandar Muda (1607-1636) yang memimpin 2.000 pejuang wanita yang merupakan janda-janda pahlawan, yang lebih dikenal dengan sebutan inong balee. Malahayati pun adalah seorang janda karena suami tercinta gugur di medan perang saat terjadi perang melawan Portugis.

Lalu, Martha Christina Tiahahu (1801-1818) dan Cut Nyak Dien (1850-1908). Perjuangan Cut Nyak Dien juga diteruskan oleh keturunan beliau, yaitu Cut Meurah Gambang, Cut Meutia dan Pocut Baren.

Perjuangan wanita pada saat itu adalah dengan pertumpahan darah demi membela kehormatan dirinya, keluarganya dan terlebih lagi bangsanya. Subhanallah.

Kemudian, kita memasuki era perang tanpa senjata atau perang pemikiran. Pionirnya adalah Raden Ajeng Kartini (1879-1904) dan Raden Dewi Sartika (1884-1947). Berbicara tentang R.A. Kartini, sebetulnya apakah yang beliau ingin katakan kepada wanita Indonesia? Saya lantangkan disini: beliau menentang keras kawin paksa dan pemerkosaan hak pendidikan terhadap perempuan.

He?? Masa cuma itu aja? Terus, yang tentang kesetaraan gender itu gimana? Mencakup disana gak?

Nah.. ini akan terjawab pada ulasan fakta-fakta berikut ini. Sabar ya. :hehe:

Di Manado, Sulawesi Utara, ada Maria Walanda Maramis (1872-1924). Istri Jozef Walanda, seorang guru sekolah Hindia Belanda, itu pada 1917 mendirikan Percintaan Ibu kepada Anak Temurunnya (PIKAT). Apakah PIKAT ini? Adalah suatu organisasi yang bercita-cita untuk memajukan kaumnya, anak-anak, pembangunan dan peningkatan taraf pendidikan wanita Minahasa yang didirikan pada 8 Juli 1917 di Manado. Organisasi ini didirikan oleh Maria untuk membagi pengalaman dengan mama-mama Minahasa dalam mengasuh, membesarkan dan menempa puteri-puteri, meningkatkan semangat ethos belajar dengan meraih pendidikan tinggi dan hidup mandiri. Hal ini dilakukan mama Maria terhadap ketiga puterinya Kekek, Moetjie dan Konda dengan dukungan suaminya, Josef Walanda yang berprofesi guru.

Kemudian, di tahun 1913, perjuangan perempuan sudah mulai merambah media massa dengan lahirnya koran berbahasa Jawa, Wanito Sworo, pimpinan Siti Soendari. Namun, terjadi perbedaan pendapat di gerakan perempuan dalam memandang posisi mereka terhadap politik, agama, budaya, dan perjuangan mereka. Akhirnya diadakan Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Apa hasilnya?

Disepakatilah untuk mendirikan organisasi perempuan nasional dengan nama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI), yang pada 1929 berubah nama menjadi Perikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII). Mereka menuntut pemerintah meningkatkan pendidikan dan sekolah perempuan. Selain itu, mereka sudah mulai mengusung tema memberantas buta huruf, kawin paksa, serta buruh dan perdagangan perempuan.

Ehem.. apakah sudah menjawab pertanyaan diatas?

Sejarah kita mengatakan bahwa kaum perempuan di Indonesia sungguh memahami fungsinya sebagai perempuan yang notabene adalah istri dan seorang ibu. Lalu, kepada siapakah mereka menggugat? Menurut saya, perempuan dahulu menggugat haknya kepada negara dan lingkungan tempat dia berada. Harap dicatat, bahwa negara ini dulunya terjajah berabad lamanya. Kolonial itu saja tidak bersikap adil dan layak terhadap pemuda Indonesia, apalagi terhadap perempuan Indonesia.

Lalu pada pasca kemerdekaan, pemerintah juga harus bergumul dengan berjuta-juta masalah yang diwariskan oleh para penjajah itu. Sehingga, wajar bin lumrah bin wajib hukumnya kalau wanita ikut mengingatkan negara tentang permasalahan perempuan. Kenapa? Karena perempuan adalah seorang istri dan seorang ibu dari anaknya. Ini bukan tentang menyetarakan gender dalam pengertian menyamakan arti dan fungsi antara perempuan dan laki-laki, ini tentang memperjuangkan nasib keluarga perempuan - termasuk suami.

Selamat hari pahlawan wanita yang salah satunya adalah Ibu Kartini. Semoga di hari-hari ke depan, semakin sedikit perempuan Indonesia yang memutilasi suaminya dan melakukan KDRT terhadap anak dan suaminya. Semoga para suami dapat bersabar dan membimbing istri-istrinya dan menciptakan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah. Amin.

Sumber: Koran Tempo, SulutLink

Intermezzo.. inilah dia hasil dari pengembaraan saya seminggu yang lalu:

Di hotel tempat saya menginap ini (di Batam) sedang ada acara tari Kecak. Penarinya adalah karyawan hotel. Kreatif ya?

Tentang Salam FM

logo

Salam FM dengan frekuensi 102, 7 FM MHz (di Batam) atau dengan mengakses streaming-nya di sini. Di sana sempat bertemu (dan kenalan) dengan Mas Ronny Gemilang (itu yang pake baju biru dan anti kamera kayaknya) dan Mas Nur Rahman (yang pake baju garis-garis hitam putih).

Caranya dengan meng-klik sebelah kanan mouse, lalu save as ke winamp atau Windows Media Player. Di sini ada program namanya Salam Ukhuwah, tempat saya mendengarkan nasyid gratisan. Huehehe. Cara request nasyidnya gampang buangat, tinggal dengerin streamingnya lalu kirim message di yahoo messenger kepada kru Salam dengan ID radio_salamfm. Insya Allah nasyid pesanan anda akan diputar. Hehe. Terus lagi, disini juga sering ada kajian-kajian Islam (ya pastinya lah..). Untuk info lebih lanjut, hubungi langsung aja ya.

Sebetulnya sewaktu saya berkunjung kesana, saya sempat diajak ngobrol oleh Mbak Nisa, on air. Buset.. seumur-umur baru kali ini berhadapan dengan hal kayak gini. Huehehe. Untung aja gak direkam.

Bicara tentang radio Salam FM yang lagi hot di Batam ini, pun banyak menarik minat saudara-saudara kita yang di Malaysia dan Singapura untuk mendengarkan acara-acaranya. Karena kedua negara ini (di sebagian area) tidak memiliki masalah dalam hal frekuensi FM MHz. Alhamdulillah sekarang mereka sudah ada live streaming. Ah.. saya senanggggg! Hehe.

10 comments:

  1. agus cuprit, 22. April 2008, 1:34

    untung nggak nulis ttg durian…

     
  2. yhadee, 22. April 2008, 6:00

    kartini,, ibuku juga mirip kartini loh!.. :eyelash: heee..

     
  3. anggangelina, 22. April 2008, 7:28

    wwaaah… bener2 informatif… :)

    mbak on er?? waah… pgn dengeeer… hihi…

    oiaa… btw, makasih yah supportnya mbak… :)

     
  4. temon, 22. April 2008, 7:47

    entah ya definisi pasti persamaan gender, klo yg dimaksud persamaan hak sebagai sesama manusia suetujuuu!!
    tapi klo prian=wanita he..he… masa sih, kan hardware-software nya dah beda job desk optimumnya beda dong

    lagian kalo pria=wanita ih nggak mo ngebayangin, hambar kayaknya :worried:

     
  5. hanggadamai, 22. April 2008, 7:54

    wew, on air ya…

     
  6. hakimtea, 22. April 2008, 9:33

    Kenapa bisa keduluan jeng :D terlalu sibuk dengan berbagai kegiatan kayaknya nih :arrow: tapi ulasanya lebih mantab dan komplit, plit, plit… ;) ;)

     
  7. adikhresna, 22. April 2008, 12:27

    Assalamu’alaikum
    GANBATTE KUDASAI!

    Wassalamu’alaikum wr wbr

     
  8. wirda, 22. April 2008, 15:20

    tapi Jeng…aku skrg khawatir banyak perempuan menyalahartikan emansipasi wanita. Toh kesetaraan gender juga harus melihat khan, hak-hak dia (baca: porsi) sbg seorang wanita.

    Skrg gini deh, apabila tanduk pemerintahan ada pada seorang wanita, terus melahirkan. Cuti hamil deh 3 bulan.. lhaaaa piyeee? Kesian dianya juga dhunkz??

    CMIIW yach

     
  9. abiyasa, 22. April 2008, 16:02

    Ibu Kartini adalah wanita yang mempunyai sosok jiwa perjuangan tanpa gentar dalam berjuang. Suatu perjuangan yang harus dilanjutkan selain untuk diperingati dan dikenang. Saya sangat takjub dengan kata-kata yang ada di sebagian surat yang ditulis beliau:
    “Hidup ini patut kita hayati ! Bagaimana kita mau menang kalau kita tidak berjuang lebih dulu ?”
    “Kita dapat menjadi manusia sepenuhnya tanpa berhenti menjadi wanita sepenuhnya”

    Wahai kaum pria bantulah perjuangan-perjuangannya karena sesungguhnya wanita itu lemah. Bersabarlah dalam memperlakukan wanita karena dia tidak stabil (female brain). Jika kaum wanita adalah muridnya maka, wahai kaum pria kamulah adalah mursyidnya.

    Syair untukmu Bunda Muslimah:
    Wahai Tuhanku danaukanlah hatinya
    Nyalakanlah sumbunya
    Agar perjuangannya tetap bercahaya
    Kuatkanlah cahayanya
    Agar tegar menghadapi masa kritisnya
    Jadikanlah dia pelita
    Karena dia adalah lentera dalam kegelapan yang gelap..Amin..

     
  10. RonnyGemilang, 19. May 2008, 18:12

    Radio SalamFM: Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sahabatku Mitra Salam, kami mohon maaf atas menghilangnya siaran Salam FM di internet melalui audio streaming, dikarenakan adanya perubahan dari server kami. untuk saat ini anda kembali dapat mendengar salam FM via audio streaming internet melalui berikut ini : http://208.43.141.240:7044/listen.pls Atas Perhatian & Kesetiaan anda kepada kami, kami ucapkan Jazakumullahu Khairan Katsira. Salam Dari Kami Untuk Anda semua… Wassalamu’alaikum Salam Wr.Wb.

     
:rose: :wink: :tears: :?: :girl: >:) :D (:| B-) @-) :- :-> 8-} :puke: :-h :chicken: =(( :-f /:) :)) :-B :(( :bald: :nerd: :skull: :-j #-o :-? :funny: :-< :blush2: #:-S :boy: :bow: :^O :) :-S :-e :-* :idea: :mad: :wtf: :-/ :alien: ;;) =)) :pray: :!: ;) :-SS :( :d :D/ :x 8-> [-( :monkey: :lol: :money: =D> I-) :party: :drool: =; :h :)] :g :flat: :dunno: :-$ :blushing: :-v ~x( :pumpkin: X-( :stars: :| :arrow: :roll: ;)) 8-| :devil: :-w :cow: L-) :-c :o) :mrgreen: :-m O:-) :alien1: >:P :devilish: :-p <):) :-O

Write a comment: